Update Situasi Bencana Banjir di Danan, Baturetno, Wonogiri
2 Januari 2007, Kerusakan akibat banjir terjadi di beberapa dusun di wilayah Paroki St. Ignatius Danan. Kerusakan sendiri pada umumnya tidak sangat parah (hanya 4 rumah roboh rata dengan tanah, dinding hanyut dibawa air, dua rumah hanyut dibawa banjir, rumah-rumah yang lain terendam dan babarapa dindingnya hanyut). Banjir datang secara tiba-tiba pada pukul 3.00 dini hari, dan ini adalah banjir yang pertama kali dalam sejarah di dusun itu. Maka tidak heran apabila warga tidak siap menghadapi datangnya sang banjir. Hampir semua barang milik mereka ikut hanyut dibawa air.
Banyak ladang jagung, padi dan kedelai rusah parah dan tidak mungkin bisa dipanen. Bahkan banyak sawah/ladang yang tertutup lumpur cukup tinggi, maka saya khawatir akan ada paceklik panjang di tempat-tempat musibah.
Bersama ini saya sertakan beberapa gambar situasi korban banjir bandang tanggal 26 Desember 07 di dusun Sawit Lor. Kami belum bisa mengambil gambar di dusun-dusun lain karena jalan menuju tempat-tempat itu nyaris belum bisa dilalui kendaraan roda 2 apalagi roda 4. Bantuan darurat kiranya sudah cukup, hanya bantuan pasca bencana memang belum kami pikirkan. Sedang, tanah longsor di gedongrejo, semua sudah dapat diatasi oleh masyarakat setempat dan mereka mengatakan belum mebutuhkan bantuan dari gereja.
Malam ini, kami mengunjungi posko paroki Baturetno. Kurban jiwa dan harta benda di wilayah Paroki ini jauh lebih parah. Sampai saat ini, di daerah Tirtomoyo masih ada 6 korban meninggal yang belum bisa dievakuasi, dan masih ada beberapa daerah yang sama sekali belum tercover.
Besok pagi Danan akan mengirim 2 orang mudika untuk membantu pendataan dan dokumentasi, dengan demikian diharapkan mudika Baturetno juga ikut berkiprah dalam menangani bencana ini. Kami tadi melihat yang ngurusi semua hal berkaitan dengan musibah bencana alam di Baturetno adalah bapak-bapak yang sudah tampak lelah. Semoga dengan datangnya 2 orang mudika Danan ke Baturetno dapat menyemangati mudika Baturetno untuk terlibat.
Salam dan doa dari desa
Oleh Rm. Mardi Santosa SJ