Archive

Archive for October 22nd, 2008

Banjir All The Way

October 22nd, 2008

Hari ini Senin tgl 20 Oktober, perjalanan saya kali ini di mulai dengan menaiki travel dengan kendaraan mobil L300 jurusan Meulaboh - Panga. Hujan yang mengguyur bumi Aceh terus menerus sejak hari minggu menyebabkan banjir di beberapa lokasi sepanjang perjalanan menuju ke Panga. Banjir sudah terasa saat mobil memasuki daerah Gampong Cot, Kecamatan Boubon, Kabupaten Aceh Barat. Aliran banjir seperti sungai yang deras, ditambah lagi dengan kondisi jalan yang belum di aspal dan lubang di sana sini, membuat pengemudi kendaraan harus berjalan merayap dan extra hati-hati. Keberadaan joki- joki banjir (menurut istilah saya) yang terdiri dari anak anak, remaja tanggung dan orang tua, cukup membantu pengemudi kendaraan baik itu mobil atau motor untuk menghindari lobang lobang di jalan dan genangan air yang dalam yang menggantinya dengan uang Rp 1.000 untuk jasa mereka. Bagi mereka saat saat banjir juga bisa untuk mendulang sedikit rejeki.

Read more…

admin Aceh, News

Melucuti Mitos Bencana, menuju Pengurangan Resiko Bencana

October 22nd, 2008

Dalam salah satu acara Pelatihan Emergency Preparadness System yang difasilitasi oleh  Jesuit Refugee Service bekerja sama dengan Pusat Studi Manajemen Bencana UPN Veteran Jogjakarta, terekam dengan sangat baik ungkapan berikut ini:
“Yang membunuh itu bukan gempa tetapi tembok,”terang Eko Teguh Paripurno (ET), fasilitator pelatihan EPS dari Pusat Studi Manajemen Bencana UPN Veteran Jogjakarta. ”Gempa dan gejala alam sebenarnya patut disyukuri karena menandakan bumi kita hidup. Kalau tidak ada gempa mustahil ada danau Toba, sungai atau mata air jernih.”tambahnya. ”Tuhan menciptakan manusia dengan akal maka seharusnya manusia tidak menyalahkan alam atau Tuhan atas bencana yang terjadi namun menggunakan akal miliknya untuk hidup selaras dengan alam,”
Ungkapan diatas mendorong saya untuk berbagi refleksi yang belum selesai berikut ini.

Read more…

admin News