Juara Untuk Perdamaian Aceh
August 6th, 2009
Santri Nur merangkulkan kedua tangannya di bahu kawannya yang berdiri agak membungkuk di sebelah kanan dan kiri tubuhnya. Kawan lainnya pun saling merangkul membuat lingkaran kecil. Santri bicara pelan. Seakan hanya lingkaran kecil itu saja yang boleh mendengarnya. Tak lama kemudian, telapak tangan mereka mengumpul membentuk tumpukan di tengah-tengah lingkaran.”Yo!” hanya kata ini yang terdengar oleh kerumunan orang yang melihat aksi mereka.
Para perempuan berusia muda dan berbaju seragam warna merah muda itu tengah bersiap bertanding dalam Festival Perdamaian melalui Olahraga. Santri Nur mengungkapkan, sebagai asisten pelatih bola volley desanya, desa Air Pinang, ia berkewajiban memberi semangat bagi kawan-kawannya.