Archive

Archive for the ‘Aceh’ Category

Radio Tua di Pengungsian

March 29th, 2011

Hujan yang sejak pagi membasahi tanah Panton Luas luluh seiring beranjaknya mentari ke singgasana langit. Warga yang sedari pagi terbenam berteduh menunggu lewatnya hujan bergegas mengawali hari dengan rutinitas mereka, mengejar waktu yang terbuang. Panton Luas, salah satu gampong di Kecamatan Tapaktuan, Aceh Selatan menggeliat di akhir minggu, 26 Maret 2011. Mayoritas masyarakat Jamee penduduk gampong ini bersiap berangkat ke kebun di lereng-lereng bukit melihat tanaman pala, nilam, dan cabai. Serangan harimau yang pernah menghantui warga Panton Luas tak nampak meninggalkan jejaknya dalam ingatan mereka. Gampong yang kaya dengan potensi basal dan batu gamping ini menyambut Sabtu di ujung minggu dengan harapan baru.

Read more…

admin Aceh

Sepatu Hak Tinggi Itu

March 13th, 2011

“Kegiatan simulasi ini penting bagi sekolah terutama anak-anak untuk menghadapi bencana, karena bencana bisa datang kapan saja,” tutur Hasbullah, Kepala Sekolah SDN Lubuk Layu, Kecamatan Samadua, Aceh Selatan.

Read more…

admin Aceh

Setelah Hampir di Ujung Perjalanan

April 27th, 2010

(refleksi advokasi atas dua tahun project)

“…lebih mudah mengatakan halo daripada selamat tinggal” (White Lion on Mane Attraction, 1991)

Perjalanan program pencegahan pengungsian di beberapa gampong Aceh Selatan hampir selesai. Setelah dua tahun program ini berjalan di 13 gampong di kawasan Kluet maupun Pasieraja, akhirnya dengan berat hati JRS harus bersiap-siap mengatakan selamat tinggal. Tapi ternyata bukanlah sesuatu yang mudah bagi lembaga kemanusiaan seperti JRS untuk mengakhiri sebuah program. Alasannya, ternyata waktu yang ada berjalan seakan sangat cepat dan masih banyak hal yang belum bisa terlaksana, atau masih begitu banyak harapan dan targetan yang belum tercapai.

Read more…

admin Aceh

Kekompakan Warga Untuk Bersiaga Hadapi Gempa

April 27th, 2010

(Catatan dari Arena Simulasi Bencana Gempa di Lawe Sawah)

Kesan pertama ketika mengikuti kegiatan simulasi menghadapi bencana gempa di Lawe Sawah adalah kekompakan seluruh warga. Dari anak TK dan gurunya, siswa SD, pemuda, perangkat gampong sampai kelompok rentan, terlibat aktif mengikuti tahapan simulasi. Yang muda mau bekerja, perangkat gampong aktif memobilisasi warga, ibu-ibu dan kelompok rentan rela turut serta, guru dan siswa bersemangat, dan seluruh rangkaian acara berjalan dengan rancak dan lancar. Meski Pak Keucik Lawe Sawah, Abdunsyah pagi itu, tidak turun ke lapangan, karena ada kegiatan yang lebih penting di luar gampong, warga tampak antuasias mengikuti simulasi. Mungkin semangat dan kekompakan warga menjadi salah satu faktor kunci sukses acara simulasi, dan tentunya tak lepas kerja keras tim Simulasi JRS.

Read more…

admin Aceh

Jalan Panjang Menuju Aceh Selatan Tahan Bencana*

April 27th, 2010

(Refleksi pendek imaginatif)

Bersamaan dengan gerimis, sekitar jam 17.30 WIB, di sebuah kedai kupi yang lebih dikenal sebagai ”bukit” karena letaknya memang berada di tanah yang lebih tinggi dari kota Tapaktuan, tiga orang duduk di bawah naungan kanopi sederhana, bagian dari meja untuk ngupi dan makan. Tapi sore itu tak ada makanan di atas meja, cuma ada tiga cangkir kopi yang tampaknya sudah dingin, 2 bungkus rokok, dan tiga lelaki yang duduk mencangkung menghindari gerimis. Bila memandang ke bawah sekitar 10 meter maka akan terlihat hempasan ombak di batas pantai, dan jika beruntung, dari posisi meja itu mereka bisa sesekali melihat kepala Chelonia mydas yang menyembul dari air.

Read more…

admin Aceh