Orang-orang perkasa di rimba benda-benda.
December 13th, 2007
Entah kenapa, sesekali saya masih saja terbius dengan mal dan segala kenyamanannya. Suatu hari saat sedang liburan di Jokja, saya menjemput istri seusai kuliah. Matahari tepat di atas ubun-ubun ketika kami berada di jalanan yang semrawut dan panas. Tidak ada tempat lain selain mal yang sejuk di sebuah ruas jalan di Janti. Istriku menawarkan untuk mampir, “Ayolah, sekedar menghindar dari panas matahari, menanti sore sambil membaca-baca buku”. Read more…